Postingan

Traveling ke Pulau Weh - Hari Kedua Part 2

Gambar
Akhirnya kapal berlabuh juga di pelabuhan Balohan. Hari begitu sangat terik. Panasnya suhu saat itu membuat kami seperti dehidrasi. Air mineral atau es buah/sirop menjadi begitu diidam-idamkan saat itu. Selama di kapal, Saya dan Desi sibuk menelpon pemilik mobil untuk kami rental dan akhirnya “deal” dengan salah satu pemilik mobil rental yang nomor HP nya kami dapatkan dari petugas di Pelabuhan Ulee Lheueu. Kami akhirnya sepakat untuk menggunakan mobilnya dengan harga Rp. 400 ribu untuk sehari semalam. Tentu saja itu belum termasuk dengan bensinnya. Saat itu memang musim liburan sehingga banyak yang memasang harga sewa cukup mahal. Bahkan ada yang memasang harga Rp. 700 – Rp. 800 ribu. Itupun harus dengan supir. Tapi dasar kami nekat, kami coba aja menantang prediksi-prediksi buruk yang akan terjadi nanti. Dan benar saja, akhirnya kami mendapatkan mobil rental dengan kapasitas yang lebih luas, yaitu Inn0v4, lepas kunci. Yesss.. Serah terima kunci mobil berwarna merah itupun pu...

Traveling ke Pulau Weh - Hari Kedua Part 1

Gambar
Jum’at 14 April 2017 Jam menunjukan pukul 1.20 dini hari. Suara Ariel Noah masih setia tak henti-henti bernyanyi. Entah sudah berapa kali CD itu berputar berulang-ulang. Entah perasaan saya aja atau tidak, suara Ariel Noah semakin lama semakin terdengar sumbang. Hahahaha…   Maklum, hanya itu CD yg ada di mobil rental ini. USBnya tidak berfungsi. Sudah saya coba mulai dari flashdisk sampai dengan HP juga ga bisa. Kami sudah melewati kota Langsa. Rezeki anak sholeh/sholeha, kami belum bertemu dengan yang namanya razia polisi. Lalu Beng terbangun dan minta ke toilet. Suasana di dalam mobil yg tadinya tenang berubah menjadi gaduh.. Sesampainya di toilet, kami istirahat sejenak dan saya pun mendapat giliran menjadi driver dengan target perjalanan Langsa – Pidie. Saya pun mulai memacu mobil dengan kecepatan cukup tinggi. Sesekali jarum speedometer menyentuh angka 125 km/jam. Suatu hal yg agak sulit kl kami jalan di siang hari. Jalanan relatif banyak yang mulus tet...

Traveling ke Pulau Weh - Hari Pertama

Gambar
Horeee, akhirnya traveling perdana kami terealisasi. Dan mentang2 perdana, perjalanan kami akan dimulai di 0 km Indonesia. Ada yang sudah tau tempatnya ? Ya betul..betul.betul.. 0 km Indonesia dimulai dari Pulau Weh. Lho bukannya Sabang ? Kan ada lagunya…Dari Sabang sampai Merauke… Sabang itu adalah nama kota di Pulau Weh. Seperti yang dibilang sm Om Wiki : Pulau Weh (atau We ) adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut Pulau Sumatra . Pulau ini pernah terhubung dengan Pulau Sumatra, namun kemudian terpisah oleh laut setelah meletusnya gunung berapi terakhir kali pada zaman Pleistosen . Pulau ini terletak di Laut Andaman . Kota terbesar di Pulau Weh, Sabang , adalah kota yang terletak paling barat di Indonesia . Kamis, 13 April 2017 Sekitar beberapa jam sebelum berangkat, muncul pesan di WA group kalau mobil yang akan kami pake, tidak ada STNK-nya. Hanya ada surat kehilangan STNK. Oh Noooooo… Gimana nih.. Mana hari libur, sudah pasti susah lagi nyari...